Perusahaan PT Berdikari Edukasi Lingkungan di Tabur Mangrove

KAB TANGERANG, (mediamurba.com) – Bertajuk Berdikari Millenial Go To Tanjung Burung, PT Berdikari Persero lakukan tanam mangrove dan sebarkan ratusan bibit ikan bandeng di Tabur Mangrove Desa tanjung Burung, Teluknaga, Sabtu (13/7).

Perusahaan plat merah milik BUMN ini, bekerjasama dengan Komunitas Remaja Taman Mangrove (RTM). Selain menyalurkan CSR, bertujuan mendorong sejumlah elemen agar semangat peduli lingkungan.

Turut hadir Direktur Utama PT Berdikari Persero Eko Taufik Wibowo yang di dampingi Kepala Desa Tanjung Burung Idris Effendi saat melakukan sejumlah proses serimonial kegiatan.

Seperti diketahui, dibutuhkan transportasi perahu mengitari sungai cisadane agar sampai ke lokasi Tabur Mangrove dari basecamp dengan jarak tempuh 45 menit.

Saat di wawancarai awak media, Dirut Eko Taufik Wibowo menjelaskan bahwa kegiatan ini untuk mengedukasi jajarannya serta kalangan masyarakat umum millenial penerus bangsa agar peduli terhadap lingkungan.

Meskipun dikatakan Eko, Perusahaan yang dipimpinnya ini dibidang perternakan, namun tak menyurutkan keprihatinan di sektor lingkungan.

“sebagai perusahaan yang tidak bersentuhan langsung kami memberikan awareness ke kalangan masyarakat dan alam yang butuh perhatian khusus. Ketika mereka sudah menjadi pemimpin rasa itu masih ada,” ujar Dirut PT Berdikari Persero ini.

Direktur Utama PT Berdikari Persero Eko Taufik Wibowo (kanan) bersama Kepala Desa Tanjung Burung Idris Efendi (kiri) melakukan tanam mangrove. Dok (Istimewa)

Ketika melihat langsung lingkungan di Tabur Mangrove, Eko mengatakan perlu sinergitas semua elemen untuk meningkatkan konservasi alam menjadi wisata yang populer.

“kalau di lihat butuh perhatian khusus yah, kalau bukan perusahaan besar seperti BUMN ini siapa lagi,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Desa Tanjung Burung Idris Efendi merasa bangga dan berterima kasih kepada perusahaan plat merah itu memilih desa nya untuk di kunjungi.

Ia menuturkan ini bentuk kegiatan positif, kerana PT Berdikari memiliki andil dan mau belajar mengelola lingkungan. Dengan bekerjasama pihak komunitas RTM dapat terus berlanjut.

“perhatian khusus terus kita lakukan untuk pengelolaan lingkungan, seperti saat ini salah satunya bekerjasama dengan pengusaha dalam mengelola taman edukasi mangrove ini,” kata Idris kepada awak media

(RED)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *