Wali Kota Arief Jelaskan Persoalan Dengan Pihak Kemenkumham

KOTA TANGERANG, (mediamurba.com) – Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah mengatakan Pemerintah Kota Tangerang tidak bertanggung jawab atas fasilitas layanan di Komplek Pengayoman dan Komplek Kehakiman.

Namun, setelah dilakukan pertemuan dengan sejumlah RT/RW, pelayanan sampah, drainase, perbaikan jalan, serta penerangan jalan umum di Komplek Pengayoman dan Komplek Kehakiman akan diaktifkan kembali.

Sementara, dikatakan Arief, untuk kantor dibawah Kemenkumham tetap tidak akan diberikan fasilitas sebagai bentuk protes Pemkot Tangerang terhadap Kementrian tersebut.

“Mohon maaf pak kalau semalam gelap, hari ini akan dipasang kembali kecuali Kantor dibawah Kemenkumham,” ujar Arief saat melakukan jumpa pers, di Pusat Pemerintah Kota Tangerang, Senin (15/7).

Kendati demikian, 2014 Pemerintah Kota Tangerang pernah mengajukan surat permohonan serah terima aset, 2016 juga pernah mengajukan surat permohonan yang serupa. Tahun 2015-2016 sudah melakukan proses pengkuran tanah.

Lanjut, kata Arief bulan Agustus 2016 menyampaikan ke Presiden tindak lanjut, bulan desember juga ke Pak Menteri melalui Mensesneg.

“Semua sudah kita lakukan. Kenyataan ini 2019 belum tuntas juga. Jadi ini belum ada iqtikad baik apa yang diinginkan, ini menjadi masalah. Jadi surat belasan itu belum ada arti. Makanya saya berani membuat surat tersebut,” pungkas Arief.

“berbagai upaya yang dilakukan Pemerintah Kota Tangerang dalam mendapatkan serah terima aset tersebut. Hal itu juga untuk diperuntukan oleh warga Kota Tangerang,” jelasnya

Sebelumnya, Menteri Hukum dan HAM, Yossana Laoly menyinggung Pemerintah Kota Tangerang.

Yang dianggap tidak ramah dan terkesan mencari gaga-gara saat peresmian Kampus Poltekip dan Poltekim di kawasan Pemerintah Kota Tangerang, Selasa (9/7) lalu.

(REN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *