JIP Desak Arief Fokus Tangani Soal HIV/AIDS, Mahasiswa Sepakat !

KOTA TANGERANG, mediamurba.com – Jaringan Indonesia Positif (JIP) mendesak Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah untuk lebih peka terhadap problematika kasus HIV/AIDS di wilayahnya.

Pasalnya, kasus tersebut jumlah rasio masyarakat terkena HIV dan AIDS di wilayah bertajuk akhlakul kharimah itu semakin meningkat. Berdasarkan data JIP tahun 2018 diterima dari dua rumah sakit dan satu puskesmas Kota Tangerang, sebanyak 1195 orang mengidap virus HIV dan 558 orang terkena penyakit AIDS.

Focal Point JIP Tangerang, Andre mengungkapkan bahwa pemerintah Kota Tangerang di anggap absen untuk menindak tegas permasalahan HIV/AIDS.

Instansi terkait, kata Andre seperti tutup mata, diantaranya Komisi Penanggulan AIDS (KPA) Kota Tangerang fakum alias tidak berjalan. Kemudian, melalui Dinas Kesehatan, anggaran untuk mengurus persoalan HIV/AIDS tidak tepat sasaran berujung stagnan.

“Wali Kota Arief sebagai pimpinan struktural KPA Kota Tangerang sepertinya cenderung mengabaikan berujung fakumnya lembaga tersebut,” kata Andre usai acara diskusi di gedung KPA Kabupaten Tangerang, Jalan Ahmad Yani, Suka Asih, Kota Tangerang, Kamis (22/8/2019).

“berdasarkan data masyarakat yang terkena HIV/AIDS di bawah pimpinan Arief, angkanya cukup tinggi. Seharusnya, lebih konsen menyelesaikan persoalan ini,” ujarnya.

Sebelumnya, dikatakan Andre, sempat beberapa kali melayangkan surat kepada Wali Kota Arief untuk melakukan audiensi, namun tidak ada tanggapan sama sekali.

“kami JIP dan beberapa komunitas lainnya, sebanyak 3 kali melayangkan surat kepada Pak Arief, namun tidak pernah ada jawaban,” tandas Andre.

Sementara itu, Tri Syahrizal Aktivis Mahasiswa UMT, mendukung langkah JIP dan Komunitas lainnya mendesak Wali Kota Tangerang untuk melek menyelesaikan persoalan HIV/AIDS.

Menurut dia, menjadi kontradiktif wilayah bertajuk Akhlakul Kharimah itu namun tutup mata dalam urusan di sektor kesehatan. Apalagi sebetulnya, sudah cukup besar Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kota Tangerang.

“perlu sinergitas dan langkah konkrit dari Wali Kota Arief untuk menyelesaikan persoalan HIV/AIDS di Kota Tangerang. Karena yang mengidap penyakit tersebut akan bertambah jika di diamkan,” tegasnya.

(RED)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *